RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi : Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah : Struktur Beton Bertulang 2

Kode Mata Kuliah : CE 511

Semester : 5

SKS : 3 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: Struktur Beton Bertulang I (CE 401)

Dosen Pengampu : Dr. Yosafat Aji Pranata, ST., MT. / Cindrawaty Lesmana, Ph.D / Ir. Daud Rahmat Wiyono, M.Sc.

Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mengenal system struktur dan elemen struktur kolom dan pelat dua arah, kemudian dapat menganalisis dan mendesain strukturnya.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah:

Mampu mendesain elemen struktur kolom dan pelat dua arah dan menganalisis struktur dengan Metode Kekakuan Langsung, dan Portal Ekivalen.

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1-2

Memahami macam kolom dan tegangan dan regangannya

Macam kolom, Kolom pendek dengan beban sentris, Kolom pendek dengan beban eksentris

Diagram tegangan dan regangan

Keruntuhan tarik, seimbang dan tekan

Diiagram interaksi, pembuatan dan pemakaiannya

Ceramah dan diskusi, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan Kolom pendek dengan beban sentris, Kolom pendek dengan beban eksentris

Diagram tegangan dan regangan

Keruntuhan tarik, seimbang dan tekan

Diiagram interaksi, pembuatan dan pemakaiannya

Ketepatan dalam menghitung Kolom pendek dengan beban sentris, Kolom pendek dengan beban eksentris

Diagram tegangan dan regangan

Keruntuhan tarik, seimbang dan tekan

Diiagram interaksi, pembuatan dan pemakaiannya

5 %

3-4

Mampu menghitung pengaruh kelangsingan pada kolom

· Efek P – delta

Angka kelangsingan untuk kolom tanpa pengaku dan kolom dengan pengaku

Metode perbesaran momen

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

· Kelengkapan, kebenaran penjelasan Efek P – delta

Angka kelangsingan untuk kolom tanpa pengaku dan kolom dengan pengaku

Metode perbesaran momen

· Ketepatan dalam menghitung

Angka kelangsingan untuk kolom tanpa pengaku dan kolom dengan pengaku

Metode perbesaran momen

5%

5

Mampu mendesain pelat dua arah

Tebal pelat dua arah dan gaya dalam pelat dua arah

Penulangan pelat dua arah

Gambar detail pelat dua arah

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan Tebal pelat dua arah dan gaya dalam pelat dua arah Penulangan pelat dua arah dan menggambar detail pelat dua arah

Ketepatan dalam menghitung Tebal pelat dua arah dan gaya dalam pelat dua arah Penulangan pelat dua arah dan menggambar detail pelat dua arah

5 %

6

Mampu mendesain pondasi telapak dan menerus

Macam pondasi, gaya dalam dan penulangannya untuk pondasi telapak dan menerus

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan macam pondasi, gaya dalam dan penulangannya untuk pondasi telapak dan menerus

Ketepatan dalam menghitung pondasi, gaya dalam dan penulangannya untuk pondasi telapak dan menerus

5 %

7

Mampu mendesain penulangan geser pada pelat

Geser searah dan dua arah

Perkuatan dengan sengkang

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan Geser searah dan dua arah

Perkuatan dengan sengkang

Ketepatan dalam menghitung geser searah dan dua arah

Perkuatan dengan sengkang

5 %

8

Ujian Tengah Semester

Materi pertemuan 1-7

Soal UTS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

15%

9

Memahami sistem struktur rangka

Macam Sistem struktur

Balok Pelat

Pelat Dua Arah dan variasinya yaitu Pelat Datar, Pelat dengan penebalan setempat

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, sistem struktur

Balok Pelat

Pelat Dua Arah

Ketepatan dalam menghitung Sistem struktur

Balok Pelat

Pelat Dua Arah dan

10 %

10-11-12

Mampu menganalisis gaya dalam dengan Metode Kekakuan Langsung (DDM)

Persayaratan Metode Direct Design Method (DDM), Jalur desain, Momen total desain, Pembagian gaya dalam ke jalur kolom dan tengah

Momen kolom

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, Metode Direct Design Method (DDM), Jalur desain, Momen total desain, Pembagian gaya dalam ke jalur kolom dan tengah

Momen kolom

Ketepatan dalam menghitungMetode Direct Design Method (DDM), Jalur desain, Momen total desain, Pembagian gaya dalam ke jalur kolom dan tengah

Momen kolom

15 %

13-14-15

Mampu menganalisis gaya dalam dengan Metode Portal Ekivalen

Metode Portal Ekivalen:

· Jalur Desain

· Kekakuan balok pelat

· Kekakuan kolom

· Kekakuan torsi

Kekakuan kolom ekivalen Koefisien distribusi

· Momen jepit ujung

· Perataan momen

· Pembagian gaya dalam ke jalur kolom dan tengah

· Momen kolom

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

kebenaran penjelasan, kebenaran perhitungan Metode Portal Ekivalen

Ketepatan dalam menghitung Metode Portal Ekivalen

15 %

16

Ujian Akhir Semester

Materi Pertemuan 8-15

Soal UAS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

20%

Referensi:

1. Edward G Nawy, (20030, Reinforced Concrete, A Fundametal Approach, Prentice Hall

2. James MacGregor & James K Wight (2012), Reinforced Concrete Mechanics and Design, Pearson Prentice Hall.

3. SNI 2847:2013, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

SNI 1726:2012, Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan non Gedung, Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi: Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah: Dinamika Struktur

Kode Mata Kuliah: CE 500

Semester: 5

SKS: 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: Analisis Struktur I, Analisis Struktur II

Deskripsi Mata Kuliah: Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswamampu menganalisis struktur terhadap beban dinamik

Dosen Pengampu: Dr. Ir. Anang Kristianto, MT / Ir. Daud Rahmat Wiyono, M.Sc.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah: Mampu menganalisis struktur terhadap beban dinamik

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Memahami beban dinamik yang bekerja pada struktur dan Sistem Berderajat Kebebasan Tunggal (SDOF)

Analisis statik dan dinamik secara umum.

Beban dinamik dan. pemodelan SDOF.

Ceramah dan diskusi, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan beban dinamik danpemodelan SDOF

Ketepatan dalam menjelaskan beban dinamik dan pemodelan SDOF

5 %

2

Mampu menganalisis perilaku struktur SDOF bergetar bebas tanpa redaman

Sistem tak Teredam, Pegas Pararel dan Seri, Hukum Gerak Newton, Solusi Persamaan diferensial Gerak.Frekuensi dan Perioda, dan Amplitudo.

Ceramah dan diskusi, contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran getaran bebas tanpa redaman

Ketepatan dalam menghitung dan menggambarkan getaran bebas tanpa redaman

5 %

3

Mampu menganalisis perilaku struktur SDOF bergetar bebas dengan redaman.

Persamaan Gerak SDOF teredam, Sistem dengan redaman kritis, Sistem dengan redaman superkritis.( overdamp system ) , Sistem dengan redaman subkritis ( underdamp system )

Pengurangan Logaritmik

Ceramah dan diskusi, contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, getaran bebas dengan redaman

Ketepatan dalam menghitung dan menggambarkan getaran bebas dengan redaman

5 %

4-5

Mampu menganalisis perilaku struktur SDOF akibat beban harmonis

Pengaruh Beban Harmonis pada sistem tak teredam, Pengaruh Beban Harmonis pada sistem teredam, Evaluasi redaman pada saat resonansi.

Ceramah dan diskusi, contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, beban harmonis dan respons strukturnya

Ketepatan dalam menghitung respons terhadap beban harmonis

5 %

6-7

Mampu menganalisis perilaku struktur SDOF akibat beban dinamis umum

Pembebanan Impuls dan integrasi Duhamel.Beban dinamik konstan, Beban dinamik segiempat, Beban dinamik segitiga, Beban dinamik kombinasi

Ceramah dan diskusi, contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan beban dinamis umun dan respons strukturnya

Ketepatan dalam menghitung respons terhadap beban dinamis umum

5 %

8

Ujian Tengah Semester

Materi pertemuan 1-7

Soal UTS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

15%

9-10

Mampu menganalisis perilaku struktur MDOF bergetar bebas tanpa redaman

Persamaan gerak MDOF dan matrik kekakuan

Ceramah dan diskusi, contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan persamaaan gerak MDOF dan matrik kekakuan

Ketepatan dalam menyusun persamaan gerak MDOF dan matrik kekakuan

10 %

11-12

Mampu menghitung frekuensi alami dan ragam getar

Frekuensi alami dan ragam getar

Sifat orthogonalitas dari ragam getar.

Ceramah dan diskusi, contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan frekuensi alami dan ragam getar

Ketepatan dalam menghitung frekuensi alami dan ragam getar

10 %

13-14-

Mampu menganalisis perilaku struktur MDOF bergetar bebas tanpa redaman akibat beban dinamis umum

Metoda Superposisi ragam

Respon struktur terhadap beban dinamis umum

Ceramah dan diskusi, contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan metode superposisi ragam untuk beban dinamis umum

Ketepatan dalam menghitung respons struktur terhadap beban dinamis umum

10 %

15

Mampu menganalisis perilaku struktur MDOF bergetar bebas tanpa redaman akibat beban dinamis umum

Respon struktur terhadap gerakan tanah

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan respons struktur terhadap gerakan tanah

Keltepatan dalam menghitung respon struktur terhadap gerakan tanah

10 %

16

Ujian Akhir Semester

Materi Pertemuan 8-15

Soal UAS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

20%

Referensi:

1.Anil K Chopra (2012), Dynamic of Structures, Pearson Education, Inc., Upper Saddle River, NJ

Mario Paz (1980), Structural Dynamics Theory and Computation, Van Nostrand

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi

:

Teknik / S1 Teknik Sipil

Mata Kuliah

:

Desain Pondasi 1

Kode Mata Kuliah

:

CE506

Semester

:

5 (lima)

SKS

:

2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat

:

Mekanika Tanah 1, Mekanika Tanah 2

Deskripsi Mata Kuliah (Bahan Kajian)

:

Mata kuliah ini ditujukan untuk mengenal teori tekanan tanah lateral, metoda-metoda grafis, jenis-jenis konstruksi dinding penahan tanah (DPT), perhitungan konstruksi DPT, konstruksi DPT dengan ”penulangan tanah”, jenis-jenis konstruksi turap, faktor keamanan turap, perhitungan konstruksi turap bebas dan turap berjangkar, penjangkaran.


Dosen Pengampu

:

· Ir. Herianto Wibowo, M.Sc

· Ir.Andrias Suhendra Nugraha, S.T., M.T.


Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

:

Mengenal dasar-dasar teori tekanan tanah, khususnya teori untuk dinding penahan tanah (DPT) dan Sheet pile Wall (turap) serta mampu mengaplikasiannya dalam perencanaan konstruksi dinding penahantanah dan turap.

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian

(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

·Memahami tekanan tanah lateral at rest

·Mampu membedakan Tekanan Tanah Aktif dan Pasif dengan menggunakan Teori Coulumb maupun Rankine

-Teori Tekanan Tanah Lateral (Lateral Earth Pressure) At Rest

-Tekanan Tanah Lateral Aktif dan Pasif

-Teori Coulomb dan Rankine untuk Tanah Berbutir Kasar (Cohesionless Soil)

-Teori Coulomb dan Rankine untuk Tanah Kohesif (Cohesive Soil)

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam pemahaman Tekanan Tanah Lateral At Rest, membedakan Tekanan Tanah Aktif dan Pasif dengan menggunakan Teori Coulumb maupun Rankine

Ketepatan pemahaman Tekanan Tanah Lateral At Rest, serta ketepatan membedakan Tekanan Tanah Aktif dan Pasif dengan menggunakan Teori Coulumb maupun Rankine

2%

2

Mampu menghitung tekanan tanah lateral dengan metoda grafis

-Metoda Rebhan

-Metoda Trial Wedges

-Metoda Culmann

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam menghitung tekanan tanah lateral dengan metoda grafis

Ketepatan menghitung tekanan tanah lateral dengan metoda grafis

5%

3

Mampu menghitung distribusi tekanan tanah lateral akibat beban surcharge baik secara empiris maupun grafis

-Distribusi Tekanan Tanah Lateral

-Point Load Surcharge

-Line Load Surcharge

-Strip Load Surcharge

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam menghitung distribusi tekanan tanah lateral akibat beban surcharge baik secara empiris maupun grafis

Ketepatan menghitung distribusi tekanan tanah lateral akibat beban surcharge baik secara empiris maupun grafis

4%

4

Memahami definisi, kegunaan, jenis, drainase pada DPT dan gaya-gaya yang bekerja pada DPT

-Definisi Dan Kegunaan DPT

-Jenis DPT dan drainasenya

-Keuntungan dan kerugian masing-masing DPT

-Gaya yang bekerja pada DPT

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam pemahaman definisi, kegunaan, jenis, drainase pada DPT dan gaya-gaya yang bekreja pada DPT

Ketepatan pemahaman definisi, kegunaan, jenis, drainase pada DPT dan gaya-gaya yang bekreja pada DPT

4%

5 - 6

Mampu menghitung daya dukung dan stabilitas DPT

-Daya Dukung DPT

-Stabilitas DPT

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam menghitung daya dukung dan stabilitas DPT

Ketepatan menghitung daya dukung dan stabilitas DPT

8%

7

Memahami tipe backfill dan tipe joint konstruksi

-Tipe Backfill

-Tipe Joint Konstruksi

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam pemahaman untuk tipe backfill dan tipe joint konstruksi

Ketepatan pemahaman untuk tipe backfill dan tipe joint konstruksi

2%

8

Ujian Tengah Semester (UTS)

25%

9

Mengetahui jenis kontruksi DPT Reinforced Earth

-Reinforced Earth

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam pengenalan jenis kontruksi DPT Reinforced Earth

Ketepatan pengenalan jenis kontruksi DPT Reinforced Earth

2%

10

Mengetahui jenis konstruksi dan kegunaan Turap (Sheet Pile)

-Jenis konstruksi turap dan penggunaannya

-Keuntungan dan kerugian jenis konstruksi turap

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam pengenalan jenis konstruksi dan kegunaan Turap

Ketepatan pengenalan jenis konstruksi dan kegunaan Turap

2%

11 – 12

Mampu merancang konstruksi turap bebas

Perhitungan Konstruksi Turap Bebas (Cantilever Sheet Pilling) ;

-Pada Tanah Berbutir Kasar

-Pada Tanah Berbutir Halus

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam menghitung konstruksi turap bebas

Ketepatan menghitung konstruksi turap bebas

8%

13- 14

Mampu merancang konstruksi turap berjangkar

Perhitungan Konstruksi Turap Berjangkar (Anchored Sheet Pilling);

-Metoda Free Earth Support

-Momen Reduksi dari Rowe

-Metode Fixed Earth Support

-Equivalent Beam Method

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam menghitung konstruksi turap berjangkar

Ketepatan menghitung konstruksi turap berjangkar

8%

15

Mengetahui jenis-jenis jangkar (anchored) dan dapat menentukan lokasi jangkar yang aman

-


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi

:

Teknik/Sarjana Teknik Sipil (S-1)

Mata Kuliah

:

Geometri Jalan Raya

Kode Mata Kuliah

:

CE-504

Semester

:

5 (lima)

SKS

:

2 (dua)

Mata Kuliah Prasyarat

:

-

Deskripsi Mata Kuliah (Bahan Kajian)

:

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menjelaskan dan menggambar potongan melintang permukaan tanah alami dari informasi survey yang diketahui, menyusun plot rencana jalan pada daerah galian, timbunan atau kombinasi dari keduanya, merancang dan menghitung alinemen horisontal jalan sesuai dengan kriteria yang relevan, merancang dan menghitung alinemen vertikal jalan sesuai dengan kriteria yang relevan, merancang kurva kombinasi alinemen vertikal dan horisontal, serta merancang persimpangan, baik rural area maupun urban area termasuk geometri simpang sebidang maupun tidak sebidang sebagai salah satu kemampuan dasar yang diperlukan dalam perancangan jalan.

Dosen Pengampu

:

Prof. Dr. Ir. Budi Hartanto Susilo, M.Sc., Tan Lie Ing, S.T., M.T., Hanny Juliany Dani, S.T., M.T.

Pencapaian Pembelajaran Mata Kuliah

:

1.Mampu menjelasakan dan menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi geometri suatu jalan.

2.Mampu mendesain alinemen horisontal dan vertikal jalan sesuai dengan kriteria yang relevan.

Minggu Ke-

Kemampuan Akhir yang Diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Bobot Nilai

Kriteria

Indikator

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mampu menjelaskan perancangan geometri jalan serta istilah penting yang terkait

·Pengertian perancangan geometri jalan

·Tujuan perancangan geometri jalan

·Ruang lingkup perancangan geometri jalan

·Istilah-istilah dalam geometri jalan

·Penampang melintang jalan

Kuliah dan tugas

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan penjelasan

5%

2

Mampu menjelaskan klasifikasi jalan dan kendaraan rencana, membuat diagram dan menghitung jarak pandang

·Klasifikasi jalan menurut fungsi, kelas, medan, wewenang pembina, dan konstruksi perkerasan

· Kendaraan rencana

·Kecepatan rencana

·Jarak pandang henti

·Jarak pandang mendahului

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran klasifikasi jalan dan perhitungan jarak pandang

Ketepatan klasifikasi jalan dan perhitungan jarak pandang

5%

3

Mampu menjelaskan dan menghitung volume lalu lintas yang digunakan dalam perancangan geometri jalan

·Komposisi lalu lintas dan pembagian jurusan

·Lalu lintas harian rata-rata tahunan (LHRT) dan harian (LHR)

·Fluktuasi arus lalu lintas dan volume jam perencanaan (VJR)

·Proyeksi lalu lintas

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran perhitungan volume dan penentuan lebar lajur jalan

Ketepatan perhitungan volume dan penentuan lebar lajur jalan

5%

4

Mampu menguraikan parameter pendukung perancangan geometri jalan

·Lebar lajur jalan

·Median

·Bahu jalan

·Fasilitas pejalan kaki

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran uraian dan perhitungan lebar lajur jalan, median, dan bahu

Ketepatan uraian dan perhitungan lebar lajur jalan, median, dan bahu

5%

5

Mampu menjelaskan konsep perhitungan alinemen horisontal

·Pengertian alinemen horisontal

·Panjang bagian lurus

·Kemiringan jalan (super elevasi)

·Tikungan

·Pelebaran samping di tikungan

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran perhitungan bagian lurus, kemiringan jalan, jari-jari lengkung, dan pelebaran samping

Ketepatan perhitungan bagian lurus, kemiringan jalan, jari-jari lengkung, dan pelebaran samping

5%

6

Mampu menjelaskan dan mendesain tikungan Full Circle (FC)

·Point of intersection (PI) dan sudut tangen (Δ)

·Prosedur dan rumus perhitungan FC

·Stasioning dan superelevasi FC

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran perhitungan lengkung FC dan gambar desain

Ketepatan perhitungan tikungan FC dan gambar desain

5%

7

Mampu menguraikan konsep geometri jalan dan mendesain tikungan FC

·Latihan contoh soal-soal ujian tengah semester (UTS)

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

5%

8

Ujian Tengah Semester

Materi pertemuan 1-6

Soal UTS

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

5%

9

Mampu menjelaskan konsep perhitungan tikungan Spiral-Circle-Spiral (SCS)

·Karakteristik SCS

·Prosedur dan rumus perhitungan SCS

·Stasioning dan superelevasi SCS

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran perhitungan lengkung SCS dan gambar desain

Ketepatan perhitungan tikungan SCS dan gambar desain

5%

10

Mampu menjelaskan konsep perhitungan tikungan Spiral-Spiral (SS)

·Karakteristik SS

·Prosedur dan rumus perhitungan SS

·Stasioning dan superelevasi SS

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran perhitungan lengkung SS dan gambar desain

Ketepatan perhitungan tikungan SS dan gambar desain

5%

11

Mampu menjelaskan konsep dan teknik perhitungan serta mendesain alinemen vertical

·Tanjakan, turunan, cembung, dan cekung

·Prosedur dan rumus perhitungan alinemen vertikal

·Elevasi dan stasioning alinemen vertikal

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran perhitungan alinemen vertikal dan gambar desain

Ketepatan perhitungan alinemen vertikal dan gambar desain

5%

12

Mampu menjelaskan koordinasi antara alinemen horisontal dan alinemen vertikal serta menghitung volume galian dan timbunan

·Koordinasi alinemen

·Galian (Cut)

·Timbunan (Fill)

Kuliah, contoh soal dan latihan, tugas

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan dan perhitungan volume galian dan timbunan

Ketepatan penjelasan dan perhitungan volume galian dan timbunan

5%

13

Mampu menjelaskan dan membandingkan geometri simpang

·Geometri simpang sebidang

·Geometri simpang tidak sebidang

Kuliah dan tugas


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi

:

Teknik/Sarjana Teknik Sipil (S-1)

Mata Kuliah

:

Laboratorium Lalu Lintas

Kode Mata Kuliah

:

CE-507

Semester

:

5 (empat)

SKS

:

2 (dua)

Mata Kuliah Prasyarat

:

Rekayasa Lalu Lintas

Deskripsi Mata Kuliah (Bahan Kajian)

:

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menguraikan dan merencanakan survei mengenai lalu lintas. Pembahasan meliputi: studi kecepatan dan volume lalu lintas, studi waktu perjalanan dan tundaan (metode mobil pengamat), studi persimpangan, dan materi pilihan: parkir, terminal, pejalan kaki, atau kecelakaan.

Dosen Pengampu

:

Prof. Dr. Ir. Budi Hartanto Susilo, M.Sc.

Pencapaian Pembelajaran Mata Kuliah

:

1.Mampu menjelaskan dasar-dasar survei lalu lintas

2.Mampu melaksanakan survei dan pengumpulan data lalu lintas

3.Mampu menyusun pengolahan dan analisis data lalu lintas.

Minggu Ke-

Kemampuan Akhir yang Diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Bobot Nilai

Kriteria

Indikator

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mampu menjelaskan tata tertib, tujuan, dan ruang lingkup kegiatan laboratorium lalu lintas

·Penerangan laboratorium lalu lintas

·Pembagian kelompok

·Sistematika penulisan laporan

Tutorial

Kehadiran dan diskusi kelompok

Keaktifan dalam diskusi

2

Mampu melaksanakan survei volume dan kecepatan lalu lintas

·Teknik survei volume lalu lintas

·Teknik survei kecepatan lalu lintas

Praktik Lapangan

Pelaksanaan survei dan kelengkapan data

Ketepatan prosedur survei dan kelengkapan data

3

Mampu menyusun pengolahan dan penyajian data volume dan kecepatan

·Penyajian data volume lalu lintas

·Penyajian data kecepatan lalu lintas

Tutorial

Penyajian data

Kelengkapan dan kerapian penyajian data

4

Mampu menganalisis data volume lalu lintas dan menyusun simpulan

·Analisis dan pembahasan data volume lalu lintas

·Simpulan

Tutorial

Perhitungan analisis dan pembahasan

Ketepatan perhitungan analisis, banyaknya unsur yang dibahas

5

Mampu menganalisis data kecepatan lalu lintas dan menyusun simpulan

·Analisis dan pembahasan data kecepatan lalu lintas

·Simpulan

Tutorial

Perhitungan analisis dan pembahasan dan simpulan

Ketepatan perhitungan analisis, banyaknya unsur yang dibahas

6

Mampu menguasai teknik survei waktu perjalanan dan tundaan

·Waktu perjalanan dan tundaan

·Metode mobil pengamat (MCO)

Praktik Lapangan

Pelaksanaan survei dan kelengkapan data

Ketepatan prosedur survei dan kelengkapan data

7

Mampu mengolah, menyajikan data waktu perjalanan dan tundaan

·Penyajian data waktu perjalanan dan tundaan

Tutorial

Perhitungan analisis dan pembahasan

Ketepatan perhitungan analisis, banyaknya unsur yang dibahas

8

Analisis data dan simpulan

·Analisis dan pembahasan data waktu perjalanan dan tundaan

·Simpulan

Tutorial

Perhitungan analisis dan pembahasan dan simpulan

Ketepatan perhitungan analisis, banyaknya unsur yang dibahas

9

Mampu menguasai teknik survei simpang bersinyal

·Waktu sinyal, fase, dan waktu siklus

·Distribusi arus lalu lintas

·Geometri simpang

·Teknik survei simpang bersinyal

Praktik Lapangan

Pelaksanaan survei dan kelengkapan data

Ketepatan prosedur survei dan kelengkapan data

10

Mampu mengolah data survei simpang bersinyal dan melakukan analisis awal

·Penyajian data survei simpang bersinyal

·Perhitungan parameter desain simpang bersinyal

Tutorial

Perhitungan analisis dan pembahasan

Kelengkapan dan kerapian penyajian data, ketepatan perhitungan analisis

11

Mampu melakukan analisis dan rekomendasipengaturan dan pengendalian pada simpang bersinyal serta menyusun simpulan

·Analisis lanjutan simpang bersinyal

·Pengaturan dan pengendalian simpang bersinyal

·Simpulan

Tutorial

Perhitungan analisis dan pembahasan dan simpulan

Ketepatan perhitungan analisis dan rekomendasi, serta banyaknya unsur yang dibahas

12

Mampu memahami konsep dan teknik studi materi pilihan dan mengusulkan materi pilihan

·Studi parkir

·Studi terminal

·Studi pejalan kaki

·Studi kecelakaan

Praktik Lapangan

Pelaksanaan survei dan kelengkapan data

Kreativitas pemilihan studi dan ketepatan prosedur pengumpulan data

13

Mampu mengolah dan menyajikan hasil pengumpulan data

·Studi parkir

·Studi terminal

·Studi pejalan kaki

·Studi kecelakaan

Tutorial

Perhitungan analisis dan pembahasan

Kelengkapan dan kerapian penyajian data

14

Mampu me lanjutan dan simpulan

·Studi parkir

·Studi terminal

·Studi pejalan kaki

·Studi kecelakaan

Tutorial

Perhitungan analisis dan pembahasan dan simpulan

Ketepatan perhitungan analisis, banyaknya unsur yang dibahas

15

Mampu menyusun laporan kegiatan secara utuh dan mempresentasikannya

Materi pertemuan 2-14

Tutorial


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi: Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah: Metode Pelaksanaan Konstruksi

Kode Mata Kuliah: CE 508

Semester: 5

SKS: 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: Menggambar Rekayasa, Struktur Bangunan, Statika dan Mekanika Bahan 1, Ilmu Ukur Tanah, Teknologi Bahan Konstruksi.

Dosen Pengampu:

Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa memahami pengukuran (setting out atau etset) dengan base line dan grid line. Pengukuran horisontal dengan sudut siku dan sudut yang lain. Pengukuran vertikal, memahami pelaksanaan pondasi dangkal ( pondasi batu kali, pondasi telapak, pondasi dilengkapi dengan cerucuk). Memahami pelaksanaan pondasi dalam (pondasi tiang pancang, pondasi bor, pondasi franky), memahami pelaksanaan pondasi sumuran,memahami pengertian perancah dan bekisting disertai hubungan kekuatanperancah, memahami proses pelaksanaan pembetonan manual dan masinal, memahami perhitungan kebutuhan besi tulangan dan beton segar, memahami pelaksanaan beton pretegang, memahami pelaksanaan pembangunan jembatan baja dan beton.


Capaian Pembelajaran Mata Kuliah:

Mampu Pelaksanaan pekerjaan meliputi semua kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam transformasi Gambar-Gambar dan RKS-nya dalam suatu proses untuk mewujudkan kedalam bentuk yang nyata berupa Fisik Bangunan dilapangan. Kuliah ini memperkenalkan berbagai metoda, teknologi dan jenis-jenis peralatan konstruksi, karateristik teknis, dan prinsip pengoperasian peralatan konstruksi, serta perencanaan sistem pembangunan dan perhitungan produktivitas peralatan sebagai bagian dari proses kegiatan konstruksi

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1-2

Mampu untuk menterjemahkan Gambar dan RKS kedalam Pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan dalam pelaksanaan konstruksi dilapangan.

Contoh gambar untuk konstruksi dan RKS

Ceramah dan diskusi, contoh gambar dan RKS.

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan penerapan Gambar dan RKS kedalam Pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan dalam pelaksanaan konstruksi dilapangan

Ketepatan dalam penjelasan penerapan Gambar dan RKS kedalam Pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan dalam pelaksanaan konstruksi dilapangan.

10%

3-4

Mampu menemukan sumber masalah rekayasa pada bidang infrastruktur melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa

Studi kasus

Ceramah dan diskusi, contoh kasus.

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan penyelesaian

Ketepatan dalam Penjelasan penyelesaian sumber masalah rekayasa pada bidang infrastruktur melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa

10%

5-6

Mampu merumuskan solusi

alternatif solusi untuk masalah rekayasa pada struktur konstruksi bangunan, geoteknik dan manajemen konstruksi

Studi kasus

Ceramah dan diskusi, contoh kasus.

Penjelasan penyelesaian

Ketepatan dalam Penjelasan penyelesaian solusi

alternatif solusi untuk masalah rekayasa pada struktur konstruksi bangunan, geoteknik dan manajemen konstruksi

10%

7-8

Mampu merancang sistem struktur konstruksi bangunan, geoteknik dan manajemen konstruksi

mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan.

Studi kasus

Ceramah dan diskusi, contoh kasus.

Penjelasan penyelesaian

Ketepatan dalam Penjelasan penyelesaian sistem struktur konstruksi bangunan, geoteknik dan manajemen konstruksi

mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan.

10%

9

Ujian Tengah Semester

10%

10-11

Mampu memilih sumberdaya dengan cara memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk

melakukan aktivitas rekayasa pada bidang infrastuktur

Studi kasus

Ceramah dan diskusi, contoh kasus.

Penjelasan penyelesaian pemilihan sumberdaya dengan cara memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk

melakukan aktivitas rekayasa pada bidang infrastuktur

Ketepatan dalam Penjelasan penyelesaian pemilihan sumberdaya dengan cara memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk

melakukan aktivitas rekayasa pada bidang infrastuktur

10%

12-13

Mampu mengkomunikasikan pemikiran dan hasil perancangan bentuk grafis, tulisan, dan model yang komunikatif dengan teknik manual maupun digital

Studi kasus

Ceramah dan diskusi, contoh kasus.

Penjelasan terkait penyelesaian dengan mengkomunikasikan pemikiran dan hasil perancangan bentuk grafis, tulisan, dan model yang komunikatif dengan teknik manual maupun digital

Ketepatan dalam penjelasan terkait penyelesaian mengkomunikasikan pemikiran dan hasil perancangan bentuk grafis, tulisan, dan model yang komunikatif dengan teknik manual maupun digital

10%

14-15

Mampu menjelaskan tahapan pelaksanaan dilapangan secara rinci untuk mengimplementasikan di lapangan dari hasil desin sampai hasil pelaksanaan.

Studi kasus

Presentasi

Penjelasan penyelesaian tahapan pelaksanaan dilapangan secara rinci untuk mengimplementasikan di lapangan dari hasil desin sampai hasil pelaksanaan.

Ketepatan dalam Penjelasan penyelesaian tahapan pelaksanaan dilapangan secara rinci untuk mengimplementasikan di lapangan dari hasil desin sampai hasil pelaksanaan.

10%

16

Ujian Akhir Semester

20%

Referensi

Agus Soroso (2000) Mekanika Fluida dan Hidrolika. Penerbit Pusat Pengembangan bahan jakarta-UMB, Jakarta.

Bambang Triatmodjo (1996) Hidrolika I. Penerbit Beta Offset, Yogyakarta.

Salmon, C.G. & Johnson. 2009. Steel Structures: Design and Behavior 5th Ed. Pearson. New Jersey

Standar Nasional Indonesia. Spesifikasi untuk Banguunan Gedung Baja Struktural (SNI 1729:2015). BSN 2015

Ven Te Chow (1997) Hidrolika Saluran Terbuka. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Wiryanto Dewobroto. 2015. Struktur Baja: Prilaku, Analisis & Desain – AISC 2010. Lumina Press

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi: Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah: Perancangan Irigasi

Kode Mata Kuliah: CE 505

Semester: 5

SKS: 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: -

Dosen Pengampu: Robby Yussac Tallar, Ph.D / Ir. Maria Christine S., M.Sc

Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah ini merancang atau mendesain sebuah jaringan irigasi yang terdiri dari petak-petak irigasi, bangunan-bangunan irigasi beserta dimensi saluran-saluran irigasi dan pintu yang digunakan. Diberikan juga tata cara penamaan beserta perhitungan yang diperlukan.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah: Mampu menjelaskan analisis dan desain jaringan irigasi dan bangunan air dengan memperhatikan ketersediaan air.

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mampu menerangkan dan mengidentifikasikan kondisi lapangan dari peta topografi yang diberikan

Peta topografi (pembacaan kontur tanah, skala, legenda dan keterangan lainnya)

Kuliah, Self-directed learning, studi kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan peta topografi

Ketepatan penjelasan peta topografi

5%

2-3

Mampu merancang atau mendesain letak dan penamaan petak-petak irigasi

Jenis-jenis petak irigasi (aturan letak dan tata cara penamaannya)

Kuliah, diskusi, Self-directed learning, studi kasus, Problem Based Learning

Keterampilan dan kebenaran desain petak-petak irigasi

Ketepatan dalam desain petak-petak irigasi

5%

4-5

Mampu merancang atau mendesain letak dan penamaan bangunan (bangunan bagi/bagi-sadap/sadap) dan saluran-saluran irigasi (saluran pemberi maupun saluran pembuang)

Pengertian bangunan irigasi, jenis-jenis bangunan irigasi dan kegunaannya serta ketentuan-ketentuan yang terkait dengan letak dan penamaan bangunan maupun saluran

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Keterampilan dan kebenaran desain petak-petak irigasi

Ketepatan dalam desain petak-petak irigasi

10%

6

Mampu menganalisis luas area dan debit air yang diperlukan pada petak-petak irigasi

Rumus-rumus yang digunakan dalam menganalisis luas area dan debit air yang diperlukan pada suatu petak irigasi

Kuliah, diskusi, studi kasus, Project Based Learning, Problem Based Learning

Kebenaran analisis luas area dan debit air

Ketepatan dan kedalaman dalam analisis luas area dan debit air

10%

7

Mampu membuat skema jaringan irigasi

Tata cara pembuatan skema jaringan irigasi

Kuliah, diskusi, studi kasus

Kelengkapan dan kebenaran skema jaringan irigasi

Ketepatan dalam skema jaringan irigasi

5%

8

Ujian Tengah Semester

10%

9

Mampu menghitung dan merencanakan dimensi saluran irigasi

Langkah-langkah beserta rumus-rumus yang digunakan dalam merencanakan dimensi saluran irigasi (Perhitungan kecepatan, perhitungan lebar saluran, perhitungan tinggi saluran, perhitungan keliling basah, perhitungan luas basah, perhitungan koefisien strikler, perhitungan kemiringan saluran, dan perhitungan tinggi jagaan)

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran analisis dimensi saluran irigasi

Ketepatan dan ketajaman analisis dimensi saluran irigasi

10%

10-11

Mampu menganalisis dan merencanakan tinggi muka air beserta jenis pintu-pintu yang digunakan

Langkah-langkah beserta rumus-rumus yang digunakan dalam menganalisis tinggi muka air (tinggi sawah, tinggi elevasi udik dan hilir pintu, elevasi ruas saluran), jenis-jenis pintu serta aturan pemakaiannya

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran analisis dan perencanaan tinggi muka air beserta jenis pintu-pintu yang digunakan

Ketepatan analisis dan perencanaan tinggi muka air beserta jenis pintu-pintu yang digunakan

10%

12-14

Mampu menggambar tampak atas, potongan memanjang dan melintang serta detail bangunan bagi/bagi-sadap serta profil memanjang saluran pada suatu jaringan irigasi

Teknik penggambaran tampak atas, potongan memanjang dan melintang serta detail bangunan bagi/bagi-sadap serta profil memanjang saluran pada suatu jaringan irigasi

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Keterampilan, kelengkapan dan kebenaran gambar tampak atas, potongan memanjang dan melintang serta detail bangunan bagi/bagi-sadap serta profil memanjang saluran pada suatu jaringan irigasi

Ketepatan dan kedetailan gambar tampak atas, potongan memanjang dan melintang serta detail bangunan bagi/bagi-sadap serta profil memanjang saluran pada suatu jaringan irigasi

15%

15

Mampu membuat laporan lengkap suatu proyek jaringan irigasi

Teknik pembuatan laporan lengkap suatu proyek jaringan irigasi

Studi kasus, Self-directed learning

Kelengkapan laporan, tingkat komunikatif presentasi

Ketepatan dalam menyampaikan laporan lengkap suatu proyek jaringan irigasi dan tingkat penyampaian materi

10%

16

Ujian Akhir Semester

10%

Referensi

Anonim.2010.irigasi.(online). (http://www.google.co.id/irigasi).

Anonim.2010.saluran terbuka.(online). (http://www.google.co.id/saluran-terbuka).

Departemen Pekerjaan Umum (2006) Standar Perencanaan Bangunan Air. Penerbit Departemen Pekerjaan Umum, Indonesia

Direktorat Jenderal Pengairan (1986) Buku Petunjuk Perencanaan irigasi. Penerbit galang Persada, Bandung.

Direktorat Jenderal Pengairan (1986) Kriteria Perencanaan Irigasi 02 (KP-02). Penerbit galang Persada, Bandung.

Direktorat Jenderal Pengairan (1986) Kriteria Perencanaan Irigasi 04 (KP-04). Penerbit galang Persada, Bandung.

Honing (2003) Konstruksi Bangunan Air. Penerbit Pradnya Paramita, Jakarta.

Mawardi E. dan Memed M. (2002) Desain Hidraulik Bendung Tetap. Penerbit Alfabeta, Bandung.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi : Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah : Struktur Baja 2

Kode Mata Kuliah : CE 512

Semester : 5

SKS : 3 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: Struktur Baja 1 (CE 402)

Dosen Pengampu : Ir. Ginardy Husada, MT., /Dr. Yosafat Aji Pranata, ST., MT.

Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah ini diberikan agar mahasiswa mampu memahami konsep struktur rangka sederhana dan rangka kaku, perilaku komponen-komponennya, tipe-tipe sambungan dan perletakan serta dapat menerapkannya dalam perencanaan struktur rangka baja berdasarkan SNI.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah :

Mahasiswa mampu menganalisis dan mendesain sambungan balok-kolom, balok dengan kekangan lateral terbatas, kolom, dan perletakan.

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Bobot Nilai

Kriteria

Indikator

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1-2

Mampu menjelaskan tipe bangunan struktur baja dan filosofi desain

Tipe-tipe bangunan rangka struktur baja: Rangka sederhana, rangka kaku dan setengah kaku.

Ceramah dan diskusi, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan Tipe-tipe bangunan rangka struktur baja: Rangka sederhana, rangka kaku dan setengah kaku.

Ketepatan dalam menjelaskan Tipe-tipe bangunan rangka struktur baja: Rangka sederhana, rangka kaku dan setengah kaku.

5%

3-4

Mampu menganalisis dan mendesain sambungan balok-kolom rangka sederhana

Sambungan balok–kolom rangka sederhana: Sambungan dudukan tanpa pengaku, sambungan dudukan dengan pengaku, sambungan balok rangka.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan Kebenaran hasil analisis dan desain sambungan

Ketepatan dalam menjelaskan Kebenaran hasil analisis dan desain sambungan

15%

5-7

Mampu menganalisis dan mendesain sambungan balok-kolom rangka kaku

Sambungan balok–kolom rangka kaku: Split Beam Tee Connection, End Plate Connection.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan Kebenaran hasil analisis dan desain sambungan

Ketepatan dalam menjelaskan Kebenaran hasil analisis dan desain sambungan

20%

8

Ujian Tengah Semester

10 %

9-10

Mampu menganalisis dan mendesain balok

Desain balok dengan kekangan lateral terbatas: Gejala Lateral Torsional Buckling, jenis kekangan lateral balok, desain balok menurut kondisi kekangan lateral (bentang pendek, sedang dan panjang), sambungan balok.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan Kebenaran hasil analisis dan desain balok

Ketepatan dalam menjelaskan Kebenaran hasil analisis dan desain balok

15%

11-13

Mampu menganalisis dan mendesain kolom

Desain kolom: Kombinasi beban momen dan aksial tekan, kombinasi beban momen dan geser, amplifikasi momen, sambungan kolom.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan Kebenaran hasil analisis dan desain kolom

Ketepatan dalam menjelaskan Kebenaran hasil analisis dan desain kolom

15%

14-15

Mampu menganalisis dan mendesain perletakan

Desain perletakan: Jenis perletakan, desain pelat landas, desain baut angker.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan Kebenaran hasil analisis dan desain perletakan

Ketepatan dalam penjelasan Kebenaran hasil analisis dan desain perletakan

10%

16

Ujian Akhir Semester

10 %

Referensi:

American Institute of Steel Construction. 2010. Specification forStructural Steel Buildings (AISC 360-10). AISC, Inc. Chicago, IL.

Salmon, C.G. & Johnson. 2009. Steel Structures: Design and Behavior 5th Ed. Pearson. New Jersey

Standar Nasional Indonesia. Spesifikasi untuk Banguunan Gedung Baja Struktural (SNI 1729:2015). BSN 2015

Wiryanto Dewobroto. 2015. Struktur Baja: Prilaku, Analisis & Desain – AISC 2010. Lumina Press

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi : Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah : Struktur Kayu

Kode Mata Kuliah : CE 503

Semester : 5

SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat : Analisis Struktur II (CE 213), Analisis Tegangan Bahan (CE 202)

Dosen Pengampu : Dr. Yosafat Aji Pranata, ST., MT.

Deskripsi Mata Kuliah :

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami sifat fisik, mekanik dan kimia kayu, mampu mendesain sambungan kayu dengan menggunakan teori analisis struktur dan peraturan konstruksi kayu yang berlaku.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah : Mampu menganalisis dan mendesain elemen struktur kayu dan sambungannya sesuai SNI

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mampu mendefinisikan material ortotropik

Structure and Function of Wood (FPL, 2010)

Ceramah dan diskusi, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan kebenaran penjelasan

5 %

2-3

Mampu menjelaskan sifat fisik dan mekanik kayu

1. Moisture Relations and Physical Properties of Wood (FPL, 2010)

2. Desain Acuan (BSN, 2013)

3. Koreksi pada Nilai Desain Acuan (BSN,2013), berkaitan dengan faktor-faktor koreksi

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, problem based learning, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

Ketepatan hasil perhitungan

5 %

4

Mampu mendesain komponen struktur tarik

Faktor koreksi, desain komponen struktur tarik (BSN, 2013)

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kebenaran hasil desain komponen struktur tarik

Ketepatan hasil desain komponen struktur tarik

10 %

5-6

Mampu memahami dan mendesain komponen struktur tekan

Klasifikasi kolom, faktor koreksi, faktor stabilitas kolom, desain komponen struktur tekan (BSN, 2013),

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kebenaran hasil desain komponen struktur tekan

Ketepatan hasil desain komponen struktur tekan

20 %

7-8

Mampu memahami dan mendesain komponen struktur lentur

Faktor koreksi, faktor stabilitas balok, desain komponen struktur lentur (BSN, 2013)

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kebenaran hasil desain komponen struktur lentur

Ketepatan hasil desain komponen struktur lentur

20 %

9-10

Mampu memahami dan mendesain sambungan mekanis dengan alat sambung paku

Faktor koreksi, alat sambung mekanik paku, desain sambungan mekanik (BSN, 2013)

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kebenaran hasil desain sambungan dengan alat sambung mekanis paku

Ketepatan hasil desain sambungan dengan alat sambung mekanis paku

20 %

11-12

Mampu memahami dan mendesain sambungan mekanis dengan alat sambung baut

Faktor koreksi, faktor aksi kelompok, alat sambung mekanik baut, desain sambungan mekanik (BSN, 2013)

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kebenaran hasil desain sambungan dengan alat sambung mekanis baut

Ketepatan hasil desain sambungan dengan alat sambung mekanis baut

20 %


Referensi:

  1. American Wood Council (2014), NDS 2015, American Wood Council.
  2. American Wood Council (2011), NDS 2012, American Wood Council.
  3. Badan Standardisasi Nasional (2013), SNI 7973:2013, Badan Standardisasi Nasional.
  4. Forest Product Laboratory (2010), Wood Handbook, Forest Product Laboratory.
Skidmore, Owings, and Merrill, LLP. (2014), Timber Tower Research Project, Skidmore, Owings, and Merrill, LLP.