RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi

:

Teknik / S1 Teknik Sipil

Mata Kuliah

:

Desain Pondasi 2

Kode Mata Kuliah

:

CE616

Semester

:

6 (enam)

SKS

:

2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat

:

Desain Pondasi 1

Deskripsi Mata Kuliah (Bahan Kajian)

:

Mata kuliah ini ditujukan untuk mengenal dasar-dasar perencanaan pondasi, metoda penyelidikan tanah, daya dukung pondasi dangkal, pengaruh muka air tanah, beban berinklinasi dan beban tak sentris pada pondasi dangkal, daya dukung pondasi dangkal berdasarkan CPT dan SPT, faktor keamanan pada perencanaan pondasi, penurunan pondasi dangkal, plate loading test, daya dukung pondasi dalam untuk tiang tunggal dan kelompok tiang, daya dukung pondasi dalam berdasarkan CPT dan SPT serta formula dinamik, negative skin friction, penuruan pondasi dalam, pile loading test.

Dosen Pengampu

:

· Ir. Herianto Wibowo, M.Sc

· Ir. Andrias Suhendra Nugraha, S.T., M.T.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

:

Mengenal dasar-dasar perencanaan pondasi dangkal dan pondasi dalam serta mampu menerapkannya dalam perencanaan pondasi untuk bangunan rekayasa sipil.

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian

(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mengetahui jenis-jenis pondasi dan dasar-dasar perencanaan pondasi dangkal dan pondasi dalam

-Maksud, persyaratan dan pertimbangan dalam merencanakan pondasi

-Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan pondasi

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam pemahaman jenis-jenis pondasi dan dasar dasar perencanaan pondasi dangkal dan pondasi dalam

Ketepatan pemahaman jenis-jenis pondasi dan dasar dasar perencanaan pondasi dangkal dan pondasi dalam

2%

2

Memahami jenis-jenis penyelidikan tanah untuk digunakan pada perencanaan pondasi dangkal dan pondasi dalam

-Test Pits

-Bore holes

-In situ Test

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam pemahaman jenis penyelidikan tanah (test pits, bore holes, dan in situ test)

Ketepatan pemahaman jenis penyelidikan tanah (test pits, bore holes, dan in situ test)

2%

3 - 4

·Memahami dan dapat menghitung daya dukung pondasi dangkal dengan menggunakan persamaan Terzaghi, Meyerhof, Hansen, dan Vesic

·Memahami faktor keamanan pada pondasi dangkal

-Daya Dukung Pondasi Dangkal;

§Mekanisme Keruntuhan

§Persamaan Terzaghi

§Persamaan Meyerhof

§Persamaan Hansen

§Persamaan Vesic

-Nilai faktor keamanan

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam memahami mekanisme keruntuhan, nilai faktor keamanan dan perhitungan daya dukung pondasi dangkal dengan menggunakan persamaan Terzaghi, Meyerhof, Hansen, dan Vesic

Ketepatan memahami mekanisme keruntuhan, nilai faktor keamanan dan perhitungan daya dukung pondasi dangkal dengan menggunakan persamaan Terzaghi, Meyerhof, Hansen, dan Vesic

8%

5

Mampu memahami dan menghitung pengaruh muka air tanah, beban berinklinasi dan beban tak sentris pada daya dukung pondasi dangkal

-Pengaruh Muka Air Tanah

-Pengaruh Beban Berinklinasi

-Pengaruh Beban Tak Sentris

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam perhitungan pengaruh muka air tanah, beban berinklinasi dan beban tak sentris pada daya dukung pondasi dangkal

Ketepatan perhitungan pengaruh muka air tanah, beban berinklinasi dan beban tak sentris pada daya dukung pondasi dangkal

4%

6

Mampu memahami dan menghitung daya dukung pondasi dangkal berdasarkan uji SPT, CPT dan Plate Loading Test

Kapasitas daya dukung pondasi dangkal berdasarkan :

§SPT

§CPT

§Plate Loading Test

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam perhitungan daya dukung pondasi dangkal berdasarkan uji SPT, CPT dan Plate Loading Test

Ketepatan perhitungan daya dukung pondasi dangkal berdasarkan uji SPT, CPT dan Plate Loading Test

4%

7

Mampu menghitung besarnya penurunan seketika dan penurunan konsolidasi pada pondasi dangkal

-Penurunan Seketika

-Penurunan Konsolidasi

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam perhitungan penurunan seketika dan penurunan konsolidasi pada pondasi dangkal

Ketepatan perhitungan penurunan seketika dan penurunan konsolidasi pada pondasi dangkal

5%

8

Ujian Tengah Semester (UTS)

25%

9

Memahami klasifikasi dan metoda konstruksi pada pondasi dalam

-Klasifikasi pondasi dalam

-Metoda Konstruksi pondasi dalam

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam pemahaman klasifikasi dan metoda konstruksi pada pondasi dalam

Ketepatan pemahaman klasifikasi dan metoda konstruksi pada pondasi dalam

2%

10

Memahami dan mampu menghitung daya dukung pondasi tiang pancang dan tiang bor pada tanah berbutir kasar dan kohesif

Daya Dukung Pondasi Tiang Tunggal dan Kelompok Tiang akibat beban aksial statik;

  • End bearing capacity
  • Skin friction capacity
  • Metoda a, b dan g

§Daya dukung kelompok tiang

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam perhitungan daya dukung pondasi tiang pancang dan tiang bor pada tanah berbutir kasar dan kohesif

Ketepatan perhitungan daya dukung pondasi tiang pancang dan tiang bor pada tanah berbutir kasar dan kohesif

6%

11

Memahami dan mampu menghitung daya dukung tiang pancang dan tiang bor berdasarkan hasil in situ test

Daya dukung pondasi tiang berdasarkan uji :

§SPT

§CPT

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam perhitungan daya dukung tiang pancang dan tiang bor berdasarkan hasil uji SPT dan CPT

Ketepatan perhitungan daya dukung tiang pancang dan tiang bor berdasarkan hasil uji SPT dan CPT

4%

12

Memahami dan mampu menghitungan daya dukung pondasi dalam berdasarkan formula dinamik

Formulasi dinamik menurut Hiley, Gates, Modified ENR, dan Janbu

-Ceramah

-Presentasi

-Responsi

Kelengkapan dan kebenaran dalam perhitungan daya dukung pondasi dalam berdasarkan formula dinamik Hiley, Gates, Modified ENR, dan Janbu

Ketepatan perhitungan daya dukung pondasi dalam berdasarkan formula dinamik Hiley, Gates, Modified ENR, dan Janbu

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi

:

Teknik/Sarjana Teknik Sipil (S-1)

Mata Kuliah

:

Laboratorium Material Jalan

Kode Mata Kuliah

:

CE-605

Semester

:

6 (empat)

SKS

:

2 (dua)

Mata Kuliah Prasyarat

:

-

Deskripsi Mata Kuliah (Bahan Kajian)

:

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menjelaskan dan mengidentifikasikan agregat, aspal, dan campuran serta dapat membuat benda uji sebagai bahan material perkerasan lentur. Pengujian meliputi material agregat, material aspal, dan material campuran.

Dosen Pengampu

:

Prof. Dr. Ir. Budi Hartanto Susilo, M.Sc.

Pencapaian Pembelajaran Mata Kuliah

:

1. Mampu menjelaskan teknik pengujian material agregat dan aspal

2. Mampu merencanakan dan membuat material campuran aspal

3. Mampu melaksanakan pengujian material campuran

Minggu Ke-

Kemampuan Akhir yang Diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Bobot Nilai

Kriteria

Indikator

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mampu menjelaskan tata tertib, tujuan, dan ruang lingkup praktikum di laboratorium material jalan serta pembagian kelompok praktikum

· Penerangan laboratorium lalu lintas

· Pembagian kelompok

· Penyusunan jadwal praktikum

Tutorial

Kehadiran, diskusi, kelompok, dan jadwal praktikum

Keaktifan dalam diskusi

5%

2

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian analisis saringan terhadap agregat kasar, sedang, halus

Pengujian analisis saringan:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

3

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian berat jenis agregat

Pengujian berat jenis agregat:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

4

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian berat volume agregat

Berat volume agregat:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

5

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian keausan agregat dengan mesin Los Angeles

Pengujian keausan agregat:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

6

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian berat jenis aspal

Pengujian berat jenis aspal:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

7

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian penetrasi aspal

Pengujian penetrasi aspal:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

8

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian titik lembek aspal

Pengujian titik lembek aspal

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

9

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian titik nyala dan titik bakar aspal

Pengujian titik nyala dan titik bakar aspal:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

10

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian daktilitas aspal

Pengujian daktilitas aspal:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

11

Mampu menyebutkan prosedur dan melaksanakan pengujian viskositas aspal

Pengujian viskositas aspal:

· Maksud dan tujuan pengujian

· Prosedur pengujian

· Perhitungan dan analisis

· Simpulan dan saran

Tutorial dan praktikum

Tes pendahuluan, prosedur pengujian, dan pelaporan

Ketepatan hasil tes, praktikum, dan analisis, keaktifan dalam asistensi, serta kelengkapan dan kerapian laporan praktikum

5%

12


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi : Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah : Manajemen Proyek

Kode Mata Kuliah : CE 607

Semester : VI

SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: -

Dosen Pengampu : Dr. Deni Setiawan, ST., MT.

Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu memiliki kompetensi untuk memahami tentang manajemen tata laksana pembangunan proyek konstruksi, memahami konsep manajemen, tata laksana proyek, organisasi proyek konstruksi, RAB (Rencana Anggaran Biaya), penjadwalan, memahami pengadaan perusahaan jasa konstruksi, memahami proses tender dan kontrak.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah: Mahasiswa memiliki kompetensi manajemen tata laksana pembangunan proyek konstruksi

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Bobot Nilai

Kriteria

Indikator

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mahasiswa menguasai manajemen tata laksana pembangunan proyek konstruksi

Manajemen tata laksana pembangunan proyek konstruksiberdasarkan Perpres 54 tahun 2010

LCD,Power point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

5%

2

Mahasiswa menguasai manajemen tata laksana pembangunan proyek konstruksi

Manajemen tata laksana pembangunan proyek konstruksiberdasarkan Perpres 54 tahun 2010

LCD,Power point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

5%

3

Mahasiswa menguasai dan memahami konsep manajemen

Memahami konsep manajemen

LCD,Power point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

5%

4

Mahasiswa menguasai tata laksana proyek, organisasi proyek konstruksi

Tata Laksana proyek

LCD-Power Point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

10%

5

Mahasiswa menguasai tata laksana proyek, organisasi proyek konstruksi

Tata laksana proyek, organisasi proyek konstruksi

LCD& power point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

10%

6-7

Mahasiswa menguasai Tata laksana Proyek dan organisasi Proyek Konstruksi

Macam organisasi proyek konstruksi

LCD, Power point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

10%

Ujian Tengah Semester

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

8-9

Mahasiswa menguasai Penjadwalan

Barchart,kurvs S

LCD,Power point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

10%

10

Mahasiswa menguasai Penjadwalan

Network Planning metoda CPM

LCD,Powert point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

10%

11

Mahasiswa menguasai penjadwalan

Network Planningmetoda Perth

LCD,Power point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

10%

12

Mahasiswa menguasai penjadwalan

Network planning metoda Preseden Diagram

LCD,Power point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

10%

13

Mahasiswa menguasai latihan dari penjadwalan

CPM,Perth, Preseden Diagram

LCD,Power Point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

10%

14

Mahasiswa menguasai latihan penjadwalan

CPM,Perth,Preseden Diagram

LCD,Power Point

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

Ketepatan dan menjelaskan arti

5%

UAS

Ujian Akhir Semester

100%


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi: Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah: Metode Elemen Hingga

Kode Mata Kuliah: CE 603

Semester: 6

SKS: 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: Analisis Struktur III (CE 322), Analisis Tegangan Bahan (CE 202)

Dosen Pengampu: Dr. Yosafat Aji Pranata, ST., MT. / Ir. Daud Rahmat Wiyono, M.Sc.

Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mengenal konsep dasar metode elemen hingga, kemudian dapat menganalisis struktur kontinum untuk mendapatkan responsnya.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah : Mampu menganalisis struktur dengan tipe elemen bar, beam, frame, CST, dan Q4.

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1-2

Mahasiswa memahami langkah dalam perhitungan metode elemen hingga

·Langkah-langkah perhitungan metode elemen hingga.

·Berbagai jenis elemen dan derajat kebebasannya.

·Sistem koordinat global, lokal, dan alamiah: definisi, satuan, serta penerapannya pada struktur dengan elemen satu dimensi dan segitiga.

Ceramah dan diskusi, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan

ketepatan dan kebenaran penjelasan

10 %

3-4

Mampu menghitung struktur dengan tipe elemen bar

Elemen Bar: elemen dengan beban titik nodal, beban traksi dan beban suhu pada sumbu global dan lokal.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

ketepatan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

15 %

5-6

Mampu menghitung struktur dengan tipe elemen beam

Elemen Beam: elemen dengan beban titik nodal, beban traksi dan beban suhu pada sumbu global dan lokal.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

ketepatan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

15 %

7-8

Mampu menghitung struktur dengan tipe elemen frame

Elemen Frame: elemen dengan beban titik nodal, beban traksi dan beban suhu pada sumbu global dan lokal.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

ketepatan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

20 %

9-10

Mampu menghitung struktur dengan tipe elemen CST

Elemen CST: elemen segitiga regangan tetap (CST) pada sumbu global dan lokal akibat beban titik nodal, beban traksi, dan berat sendiri pada bidang elemen.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

ketepatan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

20 %

11-12

Mampu menghitung struktur dengan tipe elemen Q4

Elemen Q4: elemen quadrilateral isoparametrik empat titik nodal akibat beban titik nodal, beban traksi, berat sendiri pada bidang elemen.

Ceramah dan diskusi, soal contoh dan soal latihan, kegiatan akademik terstruktur

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

ketepatan, kebenaran penjelasan, kebenaran hasil perhitungan

20 %

Referensi:

  1. Computer and Structures, Inc. (2013), CSI Analysis Reference Manual, Computer and Structures, Inc.
Logan D. L. (2011), A First Course In The Finite Element Method – Fifth Edition, CL Learning.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi: Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah: Perancangan Bangunan Baja

Kode Mata Kuliah: CE 602

Semester: 6

SKS: 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: Struktur Baja 2 (CE 512)

Dosen Pengampu:

Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah ini mengajarkan kepada mahasiswa untuk merencanakan, menganalisis dan mendesain struktur bangunan baja bertingkat tahan gempa.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah:

Mampu merencanakan, menganalisis dan mendesain struktur rangka atap baja, sistem struktur bangunan rangka baja bertingkat, mengaplikasikan pada bahan baja dengan menggunakan perangkat lunak analisis struktur.

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Penjelasan matakuliah perancangan bangunan baja, tugas, lingkup dan format laporan akhir

· Definisi struktur bangunan baja bertingkat

· Definisi struktur tahan gempa

· Gambar kerja

Ceramah dan diskusi, problem based learning

Kebenaran pemahaman dan penjelasan definisi

Ketepatan pemahaman dan penjelasan definisi

10%

2

Denah arsitek, tampak, potongan

· Denah arsitek

· Tampak

· Potongan

Penjelasan tugas, problem based learning

Kebenaran gambar, hasil analisis struktur

Ketepatan gambar, hasil analisis struktur

10%

3-4

Sistem struktur rangka atap, denah balok dan kolom

· Sistem struktur rangka batang 2D

· Penentuan balok induk dan balok anak

· Denah balok

· Penentuan kolom

· Denah kolom

· Gambar kerja

Penjelasan tugas, problem based learning

Kebenaran gambar, hasil analisis struktur

Ketepatan gambar, hasil analisis struktur

10%

5-6

Perhitungan beban gravitasi dan beban lateral

· Beban gravitasi pada struktur rangka atap

· Beban lateral pada struktur rangka atap

· Beban gravitasi pada struktur rangka bangunan

· Beban lateral pada struktur rangka bangunan

Penjelasan tugas, problem based learning

Kebenaran hasil analisis struktur

Ketepatan hasil analisis struktur

10%

7-8

Pendimensian Balok dan Kolom, Analisis Struktur

· Pendimensian balok

· Pendimensian kolom

· Analisis struktur dengan perangkat lunak

Penjelasan tugas, problem based learning

Kebenaran hasil analisis struktur

Ketepatan hasil analisis struktur

10%

9-10

Desain Komponen Struktur

· Desain balok

· Desain kolom

· Detailing balok dan kolom

· Gambar kerja

Penjelasan tugas, problem based learning

Kebenaran gambar, hasil analisis struktur

Ketepatan gambar, hasil analisis struktur

10%

11-12

Desain Sambungan

· Desain sambungan join hubungan balok-kolom

· Detailing sambungan join hubungan balok-kolom

· Desain base plate

· Detailing base plate

· Gambar kerja lengkap

Penjelasan tugas, problem based learning

Kebenaran gambar, hasil analisis struktur

Ketepatan gambar, hasil analisis struktur

40%

Referensi:

  1. American Institute of Steel Constructions (2010), AISC 360-10, American Institute of Steel Constructions.
  2. Badan Standardisasi Nasional (2015), SNI 1729:2015, Badan Standardisasi Nasional.
  3. Computer and Structures, Inc. (2013), CSI Analysis Reference Manual, Computer and Structures, Inc.
  4. Computer and Structures, Inc. (2002), Steel Frame Design Manual, Computer and Structures, Inc.
  5. Dewobroto, W. (2013), Aplikasi Rekayasa Struktur dengan SAP2000, Lumina.
Dewobroto, W. (2015), Struktur Baja, Lumina.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi: Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah: Perancangan Bangunan Beton

Kode Mata Kuliah: CE 601

Semester: 6

SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: Struktur Beton Bertulang 1, Struktur Beton Bertulang 2

Deskripsi Mata Kuliah: Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa merancang struktur gedung bertingkat beton bertulang

Dosen Pengampu : Dr. Yosafat Aji Pranata, ST., MT. / Cindrawaty Lesmana, Ph.D / Ir. Daud Rahmat Wiyono, M.Sc.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah: Mampu merancang sistem struktur balok pelat menganalisis dan mendesain dan menggambar strukturnya.

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Memahami  struktur gedung beton bertulang.

Luas lahan, luas bangunan, denah bangunan, fungsi bangunan utama dan service (GWT, STP, Panel Listrik, dll)

Ceramah dan diskusi

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan Luas lahan, luas bangunan, denah bangunan, fungsi bangunan utama dan service (GWT, STP, Panel Listrik, dll)

Ketepatan dalam mendesain Luas lahan, luas bangunan, denah bangunan, fungsi bangunan utama dan service (GWT, STP, Panel Listrik, dll)

5 %

2-3-4

Mampu membuat gbr prinsip arsitektur

Denah arsitekturlantai 1,2,3,4,5 dan atap, Tampak depan, samping, dan belakang

Asistensi tugas yang diberikan

Kelengkapan, kebenaran penjelasan Denah arsitekturlantai 1,2,3,4,5 dan atap, Tampak depan, samping, dan belakang

Ketepatan dalam mendesaiin Denah arsitekturlantai 1,2,3,4,5 dan atap, Tampak depan, samping, dan belakang

10 %

5-6-7

Mampu membuat preliminary designnya untuk sistem strukturnya.

Denah pelat, balok, kolom, pondasi. Pola pembebanan pada struktur gedung akibat beban gravitasi

Asistensi tugas yang diberikan

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran denah pelat, balok, kolom, pondasi. Pola pembebanan pada struktur gedung akibat beban gravitasi

Ketepatan dalam menentukan denah pelat, balok, kolom, pondasi. Pola pembebanan pada struktur gedung akibat beban gravitasi

10 %

8

Ujian Tengan Semester

Materi pertemuan 1-7

Soal UTS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

15%

9-10

Mampu membuat pemodelan struktur bangunan gedung beton bertulang dengan perangkat lunak SAP 2000

§Pemodelan material, komponen struktur balok, kolom, pelat.

Pemodelan perletakan dan diafgrahma

Pemodelan beban mati, beban mati tambahan, beban hidup, beban gempa statik ekivalen, beban angin.

Asistensi tugas yang diberikan

§Kelengkapan, kebenaran penjelasan pemodelan material, komponen struktur balok, kolom, pelat.

Pemodelan perletakan dan diafgrahma

Pemodelan beban mati, beban mati tambahan, beban hidup, beban gempa statik ekivalen, beban angin.

Ketepatan dalam menginput data pemodelan material, komponen struktur balok, kolom, pelat.

Pemodelan perletakan dan diafgrahma

Pemodelan beban mati, beban mati tambahan, beban hidup, beban gempa statik ekivalen, beban angin.

10 %

11-12

Mampu menganalisis struktur gedung beton bertulang

Pemeriksaan persyaratan seperti waktu getar, simpangan antar tingkat.

Menampilkan gaya-gaya dalam

§Reaksi-reaksi tumpuan

Asistensi tugas yang diberikan

Kelengkapan, kebenaran penjelasan pemeriksaan persyaratan seperti waktu getar, simpangan antar tingkat.

Menampilkan gaya-gaya dalam

§Reaksi-reaksi tumpuan

Ketepatan dalam inout data pemeriksaan persyaratan seperti waktu getar, simpangan antar tingkat.

Menampilkan gaya-gaya dalam

§Reaksi-reaksi tumpuan

10 %

13-14

Mampu mendesain tulangan balok dan kolomnya dan menggambarkannya dalam cad

Menampilkan hasil desain elemen struktur balok, kolom, pelat, kuda2 atap dan pondasinya.

Asistensi tugas yang diberikan

Kelengkapan, kebenaran penjelasan menampilkan hasil desain elemen struktur balok, kolom, pelat, kuda2 atap dan pondasinya.

Ketepatan dalam output data hasil desain elemen struktur balok, kolom, pelat, kuda2 atap dan pondasinya.

10 %

15

Mampu membuat laporan strukturnya

Menyusun laporan strukturnya

Asistensi tugas yang diberikan

Kelengkapan, kebenaran penjelasan, kebenaran menyusun laporan strukturnya

Ketepatan dalam menyusun laporan strukturnya

10 %

16

Ujian Akhir Semester

Materi Pertemuan 8-15

Soal UAS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

20%

Referensi:

1. Edward G Nawy, (2003), Reinforced Concrete A fundamental Aproach, Prentice Hall

2. James MacGregor & James K Wight (2012), Reinforced Concrete Mechanics and Design, Pearson Prentice Hall.

3. SNI 2847:2013, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

SNI 1726:2012, Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan non Gedung, Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi: Teknik/S-1 Teknik Sipil

Mata Kuliah: Perkerasan Jalan Raya

Kode Mata Kuliah: CE 604

Semester: 6

SKS: 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: -

Dosen Pengampu: Prof. Dr. Ir. Budi Hartanto Susilo, M.Sc. / Tan Lie Ing, S.T., M.T.


Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa memahami sejarah perkembangan perkerasan jalan, material perkerasan jalan dan pengujian material, perkerasan lentur, parameter desain perkerasan lentur, tebal perkerasan lentur dengan metode Bina Marga, tebal perkerasan lentur dengan metode AASHTO, tebal perkerasan lentur dengan metode Asphalt Institute, perkerasan kaku, parameter desain perkerasan kaku, tebal pelat pada perkerasan kaku, teknik penyambungan dan teknik penulangan, perancangan pelapisan tambahan dan perhitungan tebal pelapisan tambahan.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah: Mahasiswa menguasai perancangan perkerasan lentur dan perkerasan kaku.

Minggu Ke

Kemampuan Akhir yang Diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mahasiswa memahami sejarah perkembangan perkerasan jalan

Sejarah Perkembangan Perkerasan Jalan

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan sejarah perkembangan perkerasan jalan

Ketepatan dalam menjelaskan sejarah perkembangan perkerasan jalan

5%

2

Mahasiswa memahami dan menguasai material perkerasan jalan

Material Perkerasan Jalan

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan pengertian material perkerasan jalan dan kegunaannya

Ketepatan dalam menjelaskan pengertian material perkerasan jalan serta mampu membedakan penggunaannya

5%

3

Mahasiswa memahami dan menguasai pengujian material perkerasan jalan

Pengujian material perkerasan jalan (aspal, agregat, dan campuran)

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan pengertian pengujian material perkerasan jalan (aspal, agregat, dan campuran)

Ketepatan dalam menjelaskan pengertian pengujian material perkerasan jalan (aspal, agregat, dan campuran) serta mampu menganalisisnya

5%

4-5

Mahasiswa memahami dan menguasai parameter desain perkerasan lentur

Parameter desain perkerasan lentur

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan pengertian parameter desain perkerasan lentur

Ketepatan dalam menjelaskan pengertian parameter desain perkerasan lentur dan mampu menganalisis permasalahan-permasalahannya

5%

6

Mahasiswa memahami dan menguasai perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode Bina Marga

Perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode Bina Marga

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode Bina Marga

Ketepatan dalam menjelaskan perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode Bina Marga dan mampu menganalisis permasalahan-permasalahannya

10%

7

Ujian Tengah Semester

10%

8

Mahasiswa memahami dan menguasai perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode AASHTO

Perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode AASHTO

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode AASHTO

Ketepatan dalam menjelaskan perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode AASHTO serta mampu menganalisis permasalahan-permasalahannya

10%

9

Mahasiswa memahami dan menguasai perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode Asphalt Institute

Perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode Asphat Institute

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode Asphalt Institute

Ketepatan dalam menjelaskan perhitungan tebal perkerasan lentur dengan metode Asphalt Institute serta mampu menganalisis permasalahan-permasalahannya

10%

10

Mahasiswa memahami dan menguasai parameter desain perkerasan kaku

Parameter desain perkerasan kaku

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan parameter desain perkerasan kaku

Ketepatan dalam menjelaskan parameter desain perkerasan kaku serta mampu menganalisis permasalahan-permasalahannya

5%

11-12

Mahasiswa memahami dan menguasai perhitungan tebal pelat perkerasan kaku

Perhitungan tebal pelat perkerasan kaku

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan perhitungan tebal pelat perkerasan kaku

Ketepatan dalam menjelaskan perhitungan tebal perkerasan tebal pelat perkerasan kaku serta mampu menganalisis permasalahan-permasalahannya

10%

13-14

Mahasiswa memahami dan menguasai teknik penyambungan dan teknik penulangan

Teknik penyambungan dan teknik penulangan

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan teknik penyambungan dan teknik penulangan

Ketepatan dalam menjelaskan teknik penyambungan dan teknik penulangan serta mampu menganalisis permasalahan-permasalahannya

5%

15

Mahasiswa memahami dan menguasai pelapisan tambahan dan perhitungan tebal pelapisan tambahan

Pelapisan tambahan dan perhitungan tebal pelapisan tambahan

Kuliah, Diskusi, Self-directed Learning, Studi Kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan pengertian pelapisan tambahan dan perhitungan tebal pelapisan tambahan

Ketepatan dalam menjelaskan pengertian pelapisan tambahan dan perhitungan tebal pelapisan tambahan serta mampu menganalisis permasalahan-permasalahannya

5%

16

Ujian Akhir Semester

15%

Referensi:

1. AASHTO, 1990, Standard Specification For Transportation Material And Method of Sampling and Testing, Part I, Specifications, Fifteenth Edition, Washington, D.C.

2. Christady,H.,2011,PerancanganPerkerasanJalan danPenyelidikan Tanah, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

3. DepartemenPekerjaanUmum,1990,StandarNasionalIndonesia03-1969-1990, Metode PengujianBeratJenisdanPenyerapanAirAgregatKasar,Badan Penelitian dan Pengembangan, Jakarta.

4. DepartemenPekerjaanUmum,1990,StandarNasionalIndonesia03-1970-1990, Metode PengujianBeratJenisdanPenyerapanAirAgregatHalus,Badan Penelitian dan Pengembangan, Jakarta.

5. DepartemenPekerjaanUmum,1991,StandarNasionalIndonesia06-2441-1991, Metode PengujianBeratJenisdanAspalPadat,Badan Penelitiandan Pengembangan, Jakarta.

7. DepartemenPekerjaanUmum,1991,StandarNasionalIndonesia06-2456-1991, Metode PengujianPenetrasiBahan-BahanBitumen, BadanPenelitian dan Pengembangan, Jakarta.

8. DepartemenPekerjaanUmum,1991,StandarNasionalIndonesia06-2489-1991, Metode CampuranAspalDenganAlatMarshall,Badan Penelitiandan Pengembangan, Jakarta.

9. DepartemenPekerjaanUmum,2002,StandarNasionalIndonesia06-6721-2002, Metode Pengujian KekentalanAspalCairDenganAlatSaybolt,Badan Penelitian dan Pengembangan, Jakarta.

10. DepartemenPekerjaan


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi : Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah : REKAYASA GEMPA

Kode Mata Kuliah : CE 600

Semester : 6

SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat : Struktur Beton 1, Dinamika Struktur.

Dosen Pengampu : Dr. Anang Kristianto, S.T., M.T.

Deskripsi Mata Kuliah :

Mata kuliah ini membahas mulai dari mekanisme terjadinya gempa bumi, perilaku model struktur SDOF dan MDOF akibat beban lateral hingga menganalisis serta mendesain struktur bangunan beton tahan gempa sesuai standar SNI.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah :

Mahasiswa mampu menjelaskan konsep umum mengenai gempa, struktur bangunan tahan gempa serta menganalisis struktur dan mendesain elemen struktur tahan gempa sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mampu menjelaskan mekanisme terjadinya gempa bumi beserta akibatnya bagi struktur bangunan.

§Seismologi (macam-macam gempa, parameter gempa, alat pencatat gempa, mekanisme terjadinya gempa tektonik).

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan mekanisme terjadinya gempa bumi beserta akibatnya bagi struktur bangunan.

Ketepatan dalam menjelaskan mekanisme terjadinya gempa bumi beserta akibatnya bagi struktur bangunan

5%

2

Mampu menjelaskan karakteristik percepatan tanah akibat gempa serta penggunaan respon spektra.

§Resiko gempa, gempa rencana, spektrum respons, analisis Fourier, Tripartite respons spectrum, time history, peta gempa

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan karakteristik percepatan tanah akibat gempa serta penggunaan respon spektra.

Ketepatan dalam menjelaskan karakteristik percepatan tanah akibat gempa serta penggunaan respon spektra.

5%

3

Mampu menganalisis perilaku dinamik struktur gedung akibat beban gempa dengan model SDOF

§Analisis modal, analisis riwayat waktu, analisis ragam spektrum respons, kombinasi maksimum respons modal, analisis dinamik pendekatan.

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan analisis perilaku dinamik struktur gedung akibat beban gempa dengan model SDOF

Ketepatan dalam analisis perilaku dinamik struktur gedung akibat beban gempa dengan model SDOF

5%

4-5

Mampu menganalisis perilaku dinamik struktur gedung akibat beban gempa dengan model MDOF

§Penggunaan matrik dalam persamaan kesimbangan dinamik.

§Sistem dengan Derajat kebabasan Banyak.

§Karakteristik massa dan kekakuan.

§Ragam getar dan frekuensi.

§Analisis Riwayat Waktu.

§Analisis Respon Spektrum.

§Kombinasi modal.

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan analisis respon spektrum model MDOF

Ketepatan dalam analisis respon spektrum model MDOF

5%

6-7

Mampu menganalisis perilaku struktur MDOF akibat beban gempa. sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)

§Perhitungan lump mass.

§Penentuan perioda dasar dan ragam getar struktur.

§Analisis perilaku akibat beban dinamik dan statik

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan analisis perioda struktur, ragam getar serta deformasi sesuai SNI

Ketepatan dalam analisis perioda struktur, ragam getar serta deformasi sesuai SNI

5%

8

Ujian Tengah Semester

Materi pertemuan 1-7

Soal UTS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

15%

9

Mampu menjelaskan prinsip-prinsip perencanaan struktur gedung beton bertulang tahan gempa sesuai SNI

§Desain ketahanan gempa struktur beton bertulang sesuai SNI

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran dalam penjelasan prinsip-prinsip perencanaan struktur gedung beton bertulang tahan gempa sesuai SNI

Ketepatan dalam penjelasan prinsip-prinsip perencanaan struktur gedung beton bertulang tahan gempa sesuai SNI

5%

10

Mampu mendesain tulangan lentur elemen balok untuk Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus.

§Persyaratan suatu komponen lentur sesuai standar.

§Desain tulangan longitudinal.

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran hasil desain tulangan lentur balok untuk SRPMK

Ketepatan dalam desain tulangan lentur balok untuk SRPMK

10%

11

Mampu mendesain tulangan geser elemen balok untuk Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus

§Persyaratan kuat geser sesuai standar.

§Desain tulangan geser elemen balok SRPMK

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran hasil desain tulangan geser balok untuk SRPMK

Ketepatan dalam hasil desain tulangan geser balok untuk SRPMK

5%

12

Mampu mendesain tulangan lentur elemen kolom Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus

§Desain tulangan lentur elemen kolom SRPMK.

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran hasil desain tulangan lentur kolom untuk SRPMK

Ketepatan dalam hasil desain tulangan lentur kolom untuk SRPMK

5%

13

Mampu mendesain tulangan geser elemen kolom Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus

§Desain tulangan geser elemen kolom SRPMK

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran hasil desain tulangan geser kolom untuk SRPMK

Ketepatan dalam hasil desain tulangan geser kolom untuk SRPMK

5%

14

Mampu menggambar detail penulangan sistem rangka pemikul momen khusus.

§Standar detailing elemen balok dan kolom SRPMK

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran menggambar detail tulangan balok dan kolom SRPMK

Ketepatan dalam menggambar detail tulangan balok dan kolom SRPMK

5%

15

Mampu mendesain tulangan join.

§Hubungan Balok kolom pada SRPMK

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning praktikum lab. komputer

Kelengkapan dan kebenaran hasil desain tulangan join balok dan kolom

Ketepatan dalam hasil desain tulangan join balok dan kolom

5%

16

Ujian Akhir Semester

Materi Pertemuan 8-15

Soal UAS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

20%

Referensi:

1.Anil K Chopra (2012), Dynamic of Structures, Pearson Education, Inc., Upper Saddle River, NJ

2.Farzad Naeim (2001), The Seismic Design handbook (Second Edition), Van Nostrand Reinhold, New York.

3.Imran, Iswandi dan Fajar Hendrik (2010), Perencanaan Struktur Gedung Beton Bertulang Tahan Gempa. Bandung: ITB

4.James MacGregor & James K Wight (2012), Reinforced Concrete Mechanics and Design, Pearson Prentice Hall.

5.SNI 2847:2013, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

SNI 1726:2012, Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan non Gedung, Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.