STRUKTUR BETON PRATEGANG
(CE802)

 This course requires an enrolment key


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Fakultas/Prodi: Teknik/Teknik Sipil

Mata Kuliah: STRUKTUR BETON PRATEGANG

Kode Mata Kuliah: CE 802

Semester: 7 atau 8

SKS: 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat: Struktur Beton 2

Dosen Pengampu: Dr. Anang Kristianto, ST., MT.

Deskripsi Mata Kuliah: Matakuliah ini membahas dasar-dasar analisis dan desain beton prategang pada balok statis tertentu

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah: Mampu menganalisis dan mendesain balok beton prategang sesuai dengan standar yang berlaku (SNI)

Minggu Ke

Kemampuan akhir yang diharapkan

Bahan Kajian
(Materi Ajar)

Bentuk Pembelajaran

Penilaian

Kriteria

Indikator

Bobot Nilai

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1

Mampu menjelaskan perkembangan teknologi beton prategang dan konsep dasarnya

§Sejarah perkembangan beton prategang.

§Perbedaan struktur beton bertulang dengan beton prategang

§Prinsip desain struktur beton prategang

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan perkembangan teknologi beton prategang dan konsep dasarnya

Ketepatan dalam penjelasan perkembangan teknologi beton prategang dan konsep dasarnya

5%

2

Mampu menjelaskan karakteristik dasar sifat material beton prategang

§Teknologi material beton

§Beton akibat tegangan uniaksial

§Rangkak dan susut beton

§Perilaku tegangan regangan tulangan dan tendon

§Relaksasi tendon prategang

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran penjelasan karakteristik dasar sifat material beton prategang

Ketepatan dalam penjelasan karakteristik dasar sifat material beton prategang

5%

3

Mampu menjelaskan perilaku struktur beton akibat beban aksial

§Kondisi kompatibilatas dan Keseimbangan

§Memperhitungkan relaksasi tendon, susut dan rangkak beton serta pengaruh temperatur

§Lebar retak dan spasi retak

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning, Tugas desain 1.

Kelengkapan dan ketepatan hasil analisis relaksasi, rangkak, susut beton akibat temperatur.

Ketepatan dalam analisis relaksasi, rangkak, susut beton akibat temperatur.

5%

4-5

Mampu menganalisis kehilangan sebagian gaya prategang

§Perpendekan elastis beton

§Relaksasi tegangan baja

§Kehilangan akibat rangkak dan susut

§Kehilangan akibat friksi.

§Kehilangan akibat dudukan angkur

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran hasil analisis kehilangan sebagian gaya prategang.

Ketepatan dalam analisis kehilangan sebagian gaya prategang.

5%

6-7

Mampu melakukan desain lentur beton prategang

§Penentuan besaran geometris komponen penampang.

§Pemilihan penampang

§Desain lentur balok komposit.

§Distribusi tegangan dan pemeriksaan tegangan yang terjadi

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning, Tugas desain 2.

Kelengkapan dan kebenaran hasil analisis dan desain lentur balok prategang.

Ketepatan dalam analisis dan desain lentur balok prategang

10%

8

Ujian Tengah Semester

Materi pertemuan 1-7

Soal UTS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

10%

9

Mampu melakukan desain geser dan torsi beton prategang balok statis tertentu

§Perilaku balok homogen yang mengalami geser

§Tegangan utama dan tegangan geser pada balok prategang

§Penulangan geser

§Kuat geser horisontal pada struktur komposit

§Torsi pada beton prategang

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran hasil analisis desain geser dan torsi pada balok prategang.

Ketepatan dalam analisis desain geser dan torsi pada balok prategang.

10%

10-11

Mampu melakukan desain penulangan daerah endblock

§Perilaku retak beton prategang

§Analogi balok tinggi untuk desain daerah ujung

§Strut and tie model.

§Contoh desain pada daerah end block

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning, Tugas desain 3.

Kelengkapan dan kebenaran hasil desain penulangan pada daerah endblock.

Ketepatan dalam desain penulangan pada daerah endblock.

10%

12-13

Mampu menganalisis kehilangan gaya prategang.

§Penyebab kehilangan gaya prategang.

§Menghitung kehilang-an gaya prategang tergantung waktu.

§Menghitung kehilang-an gaya prategang tak tergantung waktu

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning

Kelengkapan dan kebenaran hasil analisis kehilangan gaya prategang sebagai pengaruh waktu.

Ketepatan dalam analisis kehilangan gaya prategang sebagai pengaruh waktu.

10%

14-15

Mampu menganalisis kontrol retak, defleksi dan lawan lendut

§Batas lebar retak pada beton prategang

§Defleksi dan lawan lendut (chamber)

Kuliah, diskusi, studi kasus, Problem Based Learning, Tugas desain 4.

Kelengkapan dan kebenaran hasil analisis defleksi balok prategang.

Ketepatan dalam analisis defleksi balok prategang.

10%

16

Ujian Akhir Semester

Materi Pertemuan 8-15

Soal UAS

Kelengkapan dan kebenaran dalam menjawab soal yang diberikan

Ketepatan dalam menjawab soal yang diberikan

20%

Referensi:

  1. Collins & Mitchell, Prestressed Concrete Basics, Canadian Presressed Concrete Institute, 1994
  2. Edward G Nawy, Beton Prategang Suatu Pendekatan Mendasar, Erlangga/Prentice Hall, 2005
  3. N Krishna Raju, Prestessed Concrete, McGraw Hill Education, 2012.
  4. N Krishna Raju, Prestressed Concrete Probl Sol, CBS Publishing, 2014
  5. Leslie D. Martin, Pci Design Handbook: Precast and Prestressed Concrete, PCI, 2015
SNI 2847:2013, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

This course requires an enrolment key